Sabtu, 29 Juni 2013

Penggunaan To be Am , is , are

Penggunaan To be Am , is , are

Digunakan untuk menghubungkan Subject dan Predicate dalam kalimat.
Contoh (example) :
SUBJECTTO BEPREDICATEARTINYA
Iama studentSaya pelajar
Heisa teacherDia guru
Sheisa nurseDia juru rawat
Itisa carItu mobil
YouarecleverKamu pandai
WeareIndonesiansKami orang Indonesia
Dalam kalimat negatip (negative sentence) , harus ditambahkan ‘not’ dibelakang ‘to be’  dan dapat disingkat  ‘am, is, are’ menjadi  ‘ain’t, isn’t, aren’t’
Contoh (example) :
I am not a businessmanSaya bukan usahawan
He is not a pilotDia bukan pilot
She is not a doctorDia bukan dokter
It is not a truckItu bukan Truk
You are not stupidKamu tidak bodoh
We are not AmericansKami bukan orang Amerika
They are not in the yardMereka tidak di halaman
I ain’t goingSaya tidak pergi
He isn’t thereDia tidak disana
They aren’t hereMereka tidak disini

Dalam kalimat tanya (interrogative sentence) , ‘to be’ diletakkan didepan Subject.
Contoh (example) :
Is it good ?Apakah itu bagus ?
Am I handsome ?Apakah saya tampan ?
Are you happy ?Apakah kamu bahagia ?
Is he a soldier ?Apakah dia prajurit ?
Is she a nun ?Apakah dia biarawati ?
Are they in the garden ?Apakah mereka di kebun ?
Are we in the right way ?Apakah kami dalam arah yang benar ?

Dalam kalimat tanya negatip (negative interrogative sentence), ‘to be’ yang disertai ‘not’ diletakkan di depan.
Contoh (example) :
Aren’t you a pilot ?Bukankah anda seorang pilot ?
Aren’t we right ?Bukankah kita benar ?
Aren’t they busy ?Tidakkah mereka sibuk ?
Isn’t he clever ?Tidakkah dia pandai ?
Isn’t it dangerous ?Tidakkah itu berbahaya ?

Dalam kalimat perintah atau seru (imperative) , ‘to be’ tetap menjadi ‘be’ dan diletakkan di depan predicate.
Contoh (example) :
Be careful !Hati-hatilah !
Be brave !Jangan gentar !
Be fair !Jujurlah !
Be quiet !Jangan berisik !
Mau Belajar Bahasa Inggris? Klik aja www.belajarbahasainggrisyuk.com


Tidak ada komentar:

Posting Komentar